• SMK CORDOVA MARGOYOSO
  • Multimedia, Farmasi ,Teknik Bisnis Sepeda Motor dan Kimia Industri

Memahami Hakikat dan Mewujudkan Ketauhidan dan dengan Syu'abul (Cabang) Iman

MANISNYA IMAN SANG PANGLIMA

Alkisah, dalam peristiwa pembebasan Negeri Syam, tersebutlah seorang panglima perang yang bernama Abdullah bin Hudzafah RA. Misi penting yang harus diemban olehnya adalah memerangi penduduk Kaisariah, sebuah kota benteng pertahanan di Palestina, tepatnya di tepi Laut Tengah. Namun sayangnya dalam misi ini Abdullah bin Hudzafah mengalami kegagalan, sehingga kalah dalam peperangan, kemudian tertangkap dan dijadikan tawanan perang oleh tentara Romawi.

Abdullah bin Hudzafah lalu dihadapkan kepada Heraklius, sang kaisar Romawi yang menjabat waktu itu. Heraklius ingin menguji seberapa kuat kepercayaan dan keyakinan sang panglima perang, dengan memberikan bujuk rayu dan tawaran agar ia melepaskan akidah dan keimanannya terhadap Allah Swt.

Heraklius berkata kepada Abdullah bin Hudzafah “masuklah ke dalam agama Nasrani, maka engkau akan memperoleh harta yang engkau inginkan”. Namun dengan tegas Abdullah bin Hudzafah menolak tawaran tersebut. Kemudian Heraklius memberikan penawaran yang kedua “masuklah engkau ke dalam agama Nasrani, maka aku akan menikahkah putriku denganmu”. Dan dengan hati yang teguh Abdullah bin Hudzafah pun kembali menolak. Heraklius kembali memberikan penawaran yang ketiga dengan tawaran yang lebih menggiurkan “masuklah ke dalam agama Nasrani, maka aku akan memberimu jabatan penting di negeri ini”. Tetap dengan pendiriannya Abdullah bin Hudzafah menolak tawaran kembali tawaran kaisar Heraklius.

Nampaknya Heraklius menyadari bahwa ia sedang berhadapan dengan bukan sembarang orang. Maka ia pun memberikan penawaran keempat “masuklah ke dalam agama Nasrani, maka aku akan memberikan separuh kerajaanku dan separuh hartaku”. Dan pada tawaran keempat ini Abdullah bin Hudzafah pun memberikan jawaban yang telak “meskipun engkau memberikan semua harta yang engkau miliki dan semua harta orang Arab, aku tidak akan pernah meninggalkan agama yang diajarkan oleh Muhammad Saw.”

Merasa gagal melakukan negosiasi dan penawaran kepada tawanannya, Heraklius pun marah dan semakin menekan Abdullah bin Hudzafah dengan cara menambah siksaan, ancaman dan menganiayanya. Heraklius pun mengancam dengan mengatakan “kalau demikian, saya akan
membunuhmu”. Dan Abdullah bin Hudzafah menjawab “silahkan, aku tidak takut”. Lalu ia pun dijebloskan ke dalam penjara dengan siksaan yang begitu menyakitkan. Ia tidak diberi makan dan minum selama 3 hari 3 malam. Pada hari keempat, ia disuguhi arak dan daging babi. Namun ia tetap berpendirian kokoh, enggan memakan makanan dan minuman tersebut sampai berhari-hari hingga ia hampir mati, sampai tiba saatnya ia hendak dieksekusi.

Heraklius pun bertanya kepada Abdullah bin Hudzafah “apa yang membuatmu menolak memakan daging babi dan meminum arak, sedangkan engkau hampir mati kelaparan?” Ia menjawab “ketahuilah Kaisar, dalam kondisi darurat memang diperbolehkan saya memakan dan meminum barang yang haram. Tetapi saya tetap menolak melakukannya, karena saya tidak ingin engkau dan pengikutmu bersorak melihat kemalangan Islam agama saya”.

Dalam hal ini nampaknya Heraklius tidak menyadari, bahwa orang yang tidak tergiur dengan bujukan dan tawaran duniawi, maka tidak pernah takut menghadapi ancaman apapun. Orang yang menginjak dunia dengan kedua kakinya, tidak akan kikir untuk melepaskan nyawa demi agamanya.

Heraklius lalu memerintahkan anak buahnya untuk mengikat dan menyalib Abdullah bin Hudzafah dan regu pemanah pun bersiap-siap untuk mengeksekusinya. Namun ia tetap bertahan dengan prinsipnya. Sekali lagi Heraklius menawarkan agar ia masuk Nasrani, namun kesekian kalinya juga ditolak oleh Abdullah bin Hudzafah. Akhirnya ia diturunkan dari tiang salib. Sebagai ganti hukuman panah, Heraklius memerintahkan agar disiapkan kuali besar dengan air yang mendidih.

Lalu di depan Abdullah bin Hudzafah, terlebih dahulu dilemparkanlah seorang tahanan muslim lain ke dalam kuali tersebut, dan seketika dagingnya meleleh hingga tinggal tulang belulang. Selanjutnya Heraklius memerintahkan agar berikutnya yang dilemparkan adalah Abdullah bin Hudzafah. Pada saat tubuhnya sudah dipegang oleh anak buah Heraklius itulah Abdullah bin Hudzafah menangis. Heraklius mengira bahwa ia menangis karena takut dengan kematian serta mundur dari keteguhannya dan akan bersedia meninggalkan keyakinannya kepada Allah Swt. Lalu Heraklius menawarkan sekali lagi kepada Abdullah bin Hudzafah untuk masuk ke agama Nasrani, tetapi ternyata masih ditolak juga olehnya.

Heraklius pun penasaran dan menanyakan “lalu kenapa engkau menangis?” Dan Abdullah bin Hudzafah pun memberikan jawaban yang menakjubkan sehingga menetapkan kegagalan, kelemahan dan kekalahan Heraklius. “Saya menangis, karena saya hanya memiliki jiwa sebanyak rambut saya, sehingga tidak banyak yang bisa saya korbankan untuk
menebus agama saya, meskipun semuanya mati di jalan Allah Swt.”

Akhirnya Heraklius pun menyerah dan mengakui kekalahannya terhadap Abdullah bin Hudzafah. Lantas ia pun memberikan penawaran terakhir sebagai bentuk kekalahannya. Demi menjaga martabatnya Heraklius berkata “Abdullah, maukah engkau mengecup kepalaku? Aku akan melepaskan dan membebaskanmu”. Abdullah bin Hudzafah pun menyetujui, dengan syarat Heraklius membebaskan 300 tawanan perang yang lain yang ditahan bersamanya.

Mendengar hal tersebut, lantas Heraklius pun berdiri dan mengecup kepala Abdullah bin Hudzafah, sehingga shahabat-shababat yang lain pun mengikutinya. Manisnya kisah dan hikmah seorang panglima perang yang dengan tegas berani menolak tawaran apapun yang bersifat duniawi, demi menjaga iman dan takwanya kepada Allah Swt.

(Dikutip dari: Hiburan Orang Saleh, 101 Kisah Nyata dan Penuh Hikmah)

 

mari pelajari selengkapnya 

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
PAI KELAS XI edisi 2019

Kumpulan Buku Ajar Mapel Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI BP) Kelas XI edisi 2019 yang bisa digunakan bagi guru / siswa : A. Buku Siswa BAB 1.a. Membentuk Pribadi

25/09/2021 11:49 - Oleh Administrator - Dilihat 1691 kali
BERFIKIR KRITIS DAN BERDEMOKRASI

Memaknai Kritik di Alam Demokrasi Setiap orang berhak memberi penilaian dan kritik terhadap seseorang. Kritik boleh ditujukan kepada siapa saja. Orang boleh mengkritik kebijakan yang ti

23/09/2021 05:43 - Oleh Khoiruddin Farid, S.Pd.I., M.Si - Dilihat 960 kali
KEHIDUPAN MANUSIA DI HARI KIAMAT

Kiamat adalah peristiwa yang sangat menakutkan bagi kebanyakan manusia. Peristiwa yang sangat dahsyat di muka bumi ini akan terjadi dan itu pasti. Banyak orang yang mereka reka atau mer

23/09/2021 05:43 - Oleh Khoiruddin Farid, S.Pd.I., M.Si - Dilihat 892 kali
Meraih Kesuksesan dengan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja

Siapakah di antara kalian yang ingin sukses?. Tentu semua orang ingin sukses, termasuk kalian. Namun perlu diketahui bahwa untuk meraih kesuksesan tersebut bukanlah perkara mudah. Kalia

22/09/2021 08:42 - Oleh Administrator - Dilihat 2673 kali
MATEMATIKA KELAS X

Selamat Datang Kembali di SMK CORDOVA MARGOYOSO… Kali ini kami akan Share Kumpulan dan Contoh Buku Modul Ajar Mata Pelajaran Matematika Kurikulum 2021 / Kurikulum Merdeka / Ku

11/09/2021 10:02 - Oleh Administrator - Dilihat 3144 kali
INFORMATIKA KELAS X

Selamat Datang Kembali di SMK CORDOVA MARGOYOSO… Kali ini kami akan Share Kumpulan dan Contoh Buku Modul Ajar Mata Pelajaran Informatika Kurikulum 2021 / Kurikulum Merdeka / K

11/09/2021 10:00 - Oleh Administrator - Dilihat 7044 kali
IPA KELAS X

Selamat Datang Kembali di SMK CORDOVA MARGOYOSO... Kali ini kami akan Share Kumpulan dan Contoh Buku Modul Ajar Mata Pelajaran IPA Kurikulum 2021 / Kurikulum Merdeka / Kurikulum dengan

11/09/2021 09:56 - Oleh Administrator - Dilihat 2252 kali
PPKN KELAS X

Selamat Datang Kembali di SMK CORDOVA MARGOYOSO…Kali ini kami akan Share Kumpulan dan Contoh Buku Modul Ajar Mata Pelajaran PPKn Kurikulum 2021 / Kurikulum Merdeka / Kurikulum de

10/09/2021 15:09 - Oleh Administrator - Dilihat 2631 kali
IPS KELAS X

Selamat Datang Kembali di SMK CORDOVA MARGOYOSO… Kali ini kami akan Share Kumpulan dan Contoh Buku Modul Ajar Mata Pelajaran VI. IPS Kurikulum 2021 / Kurikulum Merdeka / Kurikulu

10/09/2021 14:48 - Oleh Administrator - Dilihat 1457 kali
BAHASA INDONESIA KELAS X

Assalamu'alaikum War Wab Alhamdulillah dalam kesempatan baik ini, kita akan belajar bersama dari referensi Buku Bahasa Indonesia Kelas X edisi 2021 yang menjadi pegangan utama dalam mel

06/09/2021 20:45 - Oleh Administrator - Dilihat 4526 kali